Diversifikasi & Pembentukan Holding
Memulai ekspansi melalui M&A di sektor Nickel, pendidikan, dan energi terbarukan, serta membentuk struktur holding berbasis Real–Paper–Digital Asset.
Memperkuat komoditas, logistik, dan infrastruktur melalui kolaborasi strategis hingga bertransformasi menjadi perusahaan terbuka (Tbk).
Diversifikasi & Pembentukan Holding
Integrasi Infrastruktur & Digitalisasi
Mengembangkan portofolio infrastruktur, energi, dan teknologi, disertai digitalisasi aset dan modernisasi operasional.
Berpartisipasi dalam proyek strategis termasuk jalan, jembatan, fasilitas energi, dan pengendalian banjir; periode ini ditandai dengan pelaksanaan IPO.
Proyek Strategis & IPO
Ekspansi Multi Sektor & Konsolidasi Aset
Memperluas ekspansi ke multi sektor serta memperkuat pendanaan melalui SPV dan aliansi strategis; perusahaan menegaskan posisi sebagai asset-based company.
Menerapkan mekanisme hukum terpadu mencakup Legal Corporate, Investment & Capital Market Legal, dan Hukum Arbitrase. Mendukung aksi korporasi, penataan struktur bisnis, dan investasi kompleks, litigasi dan non-litigasi hingga arbitrase.
Implementing an integrated legal framework that covers Corporate Legal, Investment & Capital Market Legal, and Arbitration. Providing support for corporate actions, business structuring, and complex investments, as well as managing litigation, non-litigation, and arbitration processes.
Project-Based Investment: Investasi pada proyek strategis dengan menggabungkan pendekatan investasi tradisional dan modern untuk menghasilkan nilai maksimal.
Diversifikasi: Mengelola dan mentransformasi perusahaan atau aset yang membutuhkan revitalisasi agar lebih produktif, efisien, dan menguntungkan.
Blockchain & Tokenization: Pemanfaatan teknologi blockchain untuk menciptakan aset digital yang transparan, aman, dan mudah diperdagangkan, termasuk tokenisasi aset riil.
Blockchain & Tokenization: Leveraging blockchain technology to create transparent, secure, and easily tradable digital assets, including the tokenization of real-world assets.

President Commissioner
Dr. Lucky Bayu Purnomo mengawali karir di bidang pasar modal leboh dari 23 tahun hingga saat ini. dengan latar belakang sebagai seorang ekonom dan pelaku pasar, beliau mengembangkan portfolio yang tercatat di Bursa Efek Indonesia Selain aktif di sektor keuangan, Dr. Lucky Bayu Purnomo juga berperan penting dalam berbagai lembaga strategis nasional. Beliau tercatat sebagai Dewan Pakar Keuangan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia, Ketua Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Pasar Modal Indonesia, serta menjadi kontributor di berbagai Kementerian dan Lembaga Pemerintah, antara lain Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Pertahanan RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP), hingga Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia (Wantimpres).Kiprah Dr. Lucky Bayu Purnomo menjadi sorotan publik dan media massa pasca krisis keuangan global 2008, ketika keahliannya dalam manajemen portofolio mencatatkan hasil fenomenal dengan pertumbuhan portofolio mencapai lebih dari 4.800% di tengah tekanan ekonomi dunia. Pencapaian luar biasa tersebut kemudian diabadikan dalam sebuah buku kisah nyata yang diterbitkan oleh penerbit nasional dan didistribusikan secara nasional hingga internasional, menjadikannya salah satu figur penting dalam industri pasar pasar modal & keuangan Indonesia.

President Director
Bambang Pramukantoro adalah seorang profesional dengan latar pendidikan internasional dari Boston University, sebuah institusi bergengsi di Amerika Serikat yang dikenal kuat dalam bidang kebijakan publik, pembangunan, dan manajemen strategis. Dalam karier profesionalnya, Bambang dikenal sebagai tokoh publik yang aktif dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis serta investasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional. Pada bidang olahraga, khususnya sepak bola, Bambang berperan aktif sebagai pengembang talenta dan pendukung industri sepak bola modern. Ia memperoleh lisensi resmi dari klub internasional dan mendirikan beberapa klub sepak bola nasional. Termasuk di dalamnya adalah pendirian Arsenal Soccer Academy, yang memperlihatkan komitmennya dalam membina generasi muda dan organisasi sepak bola nasional, memperluas kontribusinya dalam tata kelola dan pengembangan industri olahraga. Selain itu, Bambang turut terlibat dalam berbagai organisasi bisnis besar di Indonesia, termasuk Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), serta organisasi nasional lainnya.
Dengan kombinasi pendidikan internasional dan pengalaman lintas sektor, Bambang Pramukantoro tampil sebagai figur yang mengintegrasikan wawasan global dengan aksi nyata di bidang bisnis, investasi, olahraga, dan organisasi nasional.

Komisaris
Nikolas Agung SR adalah salah satu figur paling berpengaruh dalam lanskap konstruksi dan infrastruktur Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari seperempat abad, ia menapakkan perjalanan panjang sebagai teknokrat, manajer proyek, hingga menjadi pemimpin puncak di sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Nikolas telah terlibat dalam proyek-proyek monumental yang memperkuat perekonomian dan ketahanan nasional. Dari PLTP Gunung Salak yang bernilai Rp1–3 triliun, Bendungan Wonorejo dengan manfaat ekonomi tahunan Rp300–500 miliar, hingga Jembatan Suramadu sebagai ikon engineering bangsa dengan dampak ekonomi Rp1–2 triliun per tahun.
Sebagai Market Development Manager di Asia Pasifik dan Kepala Divisi Investasi Industri, ia mengelola portofolio investasi senilai Rp500 miliar hingga Rp5 triliun, memperluas jejaring, menjalin kolaborasi lintas negara

Komisaris
Dedy Nugroho adalah seorang profesional dengan latar belakang manajemen operasi dan pengembangan proyek dengan fondasi praktek dan akademik. Ia memulai kariernya sebagai Procurement Manager, degan kemampuannya dalam merancang, mengimplementasikan, dan menuntaskan proyek strategis lintas divisi. Di posisi ini, ia dikenal mampu memimpin tim dengan pendekatan kolaboratif dan fokus pada pencapaian hasil yang terukur. Dengan pengalaman General Manager hingga menjabat sebagai komisaris. Pada fase ini, Dedy memimpin transformasi organisasi, mengembangkan efisiensi operasional, serta mendorong pertumbuhan bisnis melalui kematangan strategi dan analisis pasar yang kuat. Dedy Nugroho tampil sebagai pemimpin yang adaptif, visioner, dan siap menggerakkan organisasi menuju tingkat pertumbuhan berikutnya.

Project Specialist
Dr. Arisandi Dwiharto merupakan profesional lintas disiplin dengan rekam jejak lebih dari 20 tahun dalam bidang manajemen lingkungan strategis, perencanaan wilayah, serta pengembangan industri energi dan pertambangan secara berkelanjutan menjadikannya figur penting dalam transformasi bisnis menuju standar Environmental, Social, and Governance (ESG) dan ekonomi hijau.
Memimpin dan terlibat aktif di berbagai perusahaan, mulai dari sektor food estate, pelabuhan khusus nikel hingga energi terbarukan,
Kiprahnya sebagai narasumber nasional dan peneliti dengan publikasi terindeks DOI memperkuat otoritasnya dalam mendorong perusahaan mengadopsi model bisnis yang resilien dan bankable. Ia turut mengembangkan pendekatan risk mapping, sustainable post-mining management, circular economy, hingga capital budgeting untuk industri hijau, yang kini banyak digunakan dalam penyusunan kebijakan korporasi dan keputusan investor.
Dr. Arisandi menjadi salah satu profesional yang mampu menjembatani kepatuhan regulasi, kinerja operasional, dan nilai finansial perusahaan, sebuah kombinasi kapabilitas yang sangat dibutuhkan oleh industri modern untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan valuasi korproasi.

Project Specialist
Bekti Adi Nugroho S.Sn., MM adalah seorang profesional di bidang branding yang fokus pada ekosistem keuangan dan investasi. Dengan fondasi yang kuat di desain, marketing, dan manajemen strategis. Pendekatannya berorientasi pada strategi berbasis data, penguatan citra institusi, dan optimalisasi nilai ekonomi melalui brand activation serta manajemen portofolio reputasi.
Ia berhasil meraih proyek monumental, seperti MotoGP Mandalika dengan aktivitas ekonomi diperkirakan mencapai Rp3–4 triliun, mencakup belanja wisatawan, hospitality, sponsorship internasional, hingga komersial aset digital dan media hingga penyelenggaraan Formula-E Jakarta membuka peluang ekonomi antara Rp2–3 triliun, berasal dari sponsorship global.
Melalui peran strategisnya, ia fokus menciptakan nilai ekonomi riil bagi pemerintah, korporasi, dan investor. Dengan sertifikasi personal & corporate branding, ia memahami bagaimana reputasi dapat menjadi aset finansial yang memperkuat kepercayaan pasar dan mendorong keputusan investasi.
Kombinasi pengalaman lintas sektor, kemampuan strategis, dan pemahaman mendalam terhadap perputaran ekonomi menjadikannya salah satu profesional branding yang memiliki kemampuan menghubungkan kreativitas, nilai finansial, dan pengembangan ekosistem investasi secara berkelanjutan.
Dengan memadukan sumber daya pesisir Kalimantan Tengah, infrastruktur logistik laut, serta strategi pengolahan mineral berbasis inovasi, CAKRA membangun rantai nilai terpadu Silica-to-Future Energy. Ekosistem ini tidak hanya menghasilkan komoditas bernilai tinggi, tetapi juga membuka peluang transformasi industri nasional menuju energi bersih, teknologi maju, dan kemandirian material strategis. Silika bukan lagi sekadar mineral. Bersama CAKRA, silika menjadi gerbang menuju ekonomi masa depan.
PT Sarana Terminal Terpadu memiliki izin resmi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perhubungan untuk menyelenggarakan dan mengoperasikan fasilitas TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri) serta TERSUS (Terminal Khusus). Dengan legitimasi ini, perusahaan berwenang menjalankan kegiatan kepelabuhanan secara mandiri, mendukung kelancaran logistik industri, serta memastikan standar operasional yang sesuai dengan regulasi nasional. Izin tersebut menegaskan kapasitas PT Sarana Terminal Terpadu sebagai pengelola terminal yang profesional, terukur, dan strategis dalam mendukung arus barang, distribusi komoditas, serta pengembangan kawasan industri di sekitarnya.
Dayeuh Dadali adalah program strategis yang mengubah tantangan banjir di Bandung Selatan menjadi peluang ekonomi kawasan. Dengan rekayasa hidrologi modern, tata air cerdas, dan restorasi ekologi, proyek ini membangun fondasi kawasan yang aman, stabil, dan siap tumbuh. Dayeuh Dadali menghadirkan potensi peningkatan nilai lahan, peluang bisnis agro-living dan komersial, serta akses pembiayaan hijau, menjadikannya magnet baru bagi investasi jangka panjang yang berkelanjutan.
PT Terminal Borneo Indonesia telah memperoleh otorisasi penuh dari Kementerian Perhubungan untuk mengoperasikan TUKS (Terminal untuk Kepentingan Sendiri) dan TERSUS (Terminal Khusus). Dengan dasar perizinan tersebut, perusahaan memiliki kewenangan legal untuk mengelola fasilitas kepelabuhanan secara independen guna mendukung aktivitas industri dan logistik yang terintegrasi. Status perizinan ini menegaskan peran PT Terminal Borneo Indonesia sebagai penyedia prasarana terminal yang andal, memenuhi standar regulasi nasional, dan mampu menjalankan fungsi strategis dalam memperlancar pergerakan komoditas, memperkuat rantai pasok regional, serta mendorong pertumbuhan kawasan ekonomi ke depan.
info@cakracapital.com
GP tower
Jl. Arteri Permata Hijau No.34, Lt. 21. Kebayoran Lama
Kota Jakarta Selatan 12210 - Indonesia
Cakra Capital adalah perusahaan yang beroperasi di bidang jasa keuangan, investasi, dan konsultasi bisnis. Seluruh informasi, analisis, dan proyeksi yang diberikan oleh perusahaan disampaikan semata-mata untuk tujuan informasional. Materi tersebut tidak dimaksudkan sebagai ajakan, penawaran, rekomendasi, ataupun bentuk nasihat investasi yang mengikat menurut praktik keuangan nasional maupun standar internasional. Setiap pihak yang menerima informasi dari Cakra Capital tetap bertanggung jawab untuk menilai, mempertimbangkan, dan memutuskan langkah finansial mereka secara mandiri. Dalam dunia investasi, setiap instrumen mengandung potensi risiko. Nilai pasar dapat berfluktuasi, likuiditas dapat berubah, dan terdapat kemungkinan terjadinya risiko kredit, operasional, atau perubahan regulasi di berbagai yurisdiksi. Kondisi geopolitik, pergerakan ekonomi global, serta faktor eksternal lain dapat mempengaruhi kinerja aset. Karena itu, kinerja historis tidak dapat dijadikan jaminan atas hasil di masa mendatang. Informasi yang disajikan pun dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu dan tidak selalu dapat mencerminkan situasi terbaru secara penuh. Data dan materi yang disampaikan oleh Cakra Capital bersumber dari sumber-sumber yang dianggap reliabel. Namun demikian, perusahaan tidak memberikan jaminan bahwa seluruh informasi tersebut akurat, lengkap, atau terbebas dari kesalahan teknis maupun interpretatif. Pembaca diharapkan melakukan uji kelayakan secara independen, menilai kesesuaian risiko dengan profil pribadi, serta berkonsultasi dengan penasihat profesional sebelum mengambil keputusan investasi apa pun. Cakra Capital tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian, baik langsung maupun tidak langsung, termasuk kerugian yang bersifat konsekuensial, kehilangan peluang, ataupun penurunan nilai yang mungkin timbul akibat penggunaan informasi, dokumen, atau komunikasi apa pun dari perusahaan. Setiap penggunaan materi dari Cakra Capital sepenuhnya berada di luar tanggung jawab hukum perusahaan, termasuk dalam perspektif lintas yurisdiksi internasional.